Bondowoso, Motim. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, H. Ahmad Dhafir dan Drs. H. Hidayat, M.Si (Dhafir-Dayat) yang diusung tujuh partai politik, resmi mendeklarasikan diri siap bertarung di Pilkada Kabupaten Bondowoso, Minggu (4/2) kemarin. Deklarasi yang digelar di Alun-alun Ki Ronggo ini dikemas dengan Pengajian Akbar yang dihadiri puluhan ulama kharismatik, tokoh masyarakat, partai politik, dan ribuan pendukung pasangan Dhafir-Dayat.
Meski hujan mengguyur, tak menyurutkan semangat dan antusiasme ribuan pendukung mengikuti acara deklarasi sampai selesai. Acara deklarasi ini membuat Alun-alun menjadi lautan manusia yang datang dan berkomitmen memenangkan pasangan Dhafir-Dayat dalam pilkada tahun ini. Sementara di luar Alun-alun berjajar ribuan kendaraan roda empat dan kendaraan bermotor. Ulama yang hadir secara bergantian mendoakan agar pasangan Dhafir-Dayat menang.
Dalam orasinya, Calon Bupati H. Ahmad Dhafir mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Bondowoso untuk bersama-sama ikut membangun Bondowoso guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera melalui Visi Beriman, Berdaya, dan Bermartabat secara berkelanjutan.
“Saya berharap kita semua saling membantu untuk melanjut kepemimpinan Bupati Amin Said Husni yang terus mengalami perubahan signifikan selama kepemimpinan beliau,” ujar Calon Bupati H. Ahmad Dhafir kemarin.
Ahmad Dhafir juga berpesan kepada tim kampanye agar bekerja dengan tulus dan tetap menjunjung tinggi azas perdamaian dan keadilan, sehingga niat baik pasangan Dhafir-Dayat untuk mensejahterakan masyarakat Bondowoso bisa terwujud dengan baik dalam ridho Allah.
“Kita semua harus kerja keras, kerja tulus dan kerja jujur, ingat semua harus tetap menjaga kedamaian di tanah ini agar tujuan kita untuk membangun dan mensejahterakan rakyat melalui Visi Beriman, Berdaya, dan Bermartabat secara berkelanjutan di kabupaten ini bisa terwujud," jelasnya.
Menurutnya, pengajian dan deklarasi ini merupakan kebersamaan dengan semua partai pengusung. Duduk bersama bagaimana menjaga kometmen bersama untuk memenangkan Dhafir–Hidayat.
Sedangkan target suara minimal 80 persen. “Saya yakin itu, karena alhamdulilah hari ini kita lihat bersama pengasuh pondok pesantren besar di Jawa Timur hadir di Raden Bagus Assra Alun-alun Ki Ronggo Bondowoso. Kehadiran beliau untuk memenangkan pasangan calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati, Dhafir-dayat,” tambahnya
Dia juga mengatakan, hampir seluruh pengasuh pondok pesantren 90 persen hadir dan pondok-pondok pesantren lainnya juga hadir sebagai panutan masyarakat Bondowoso. “Tentunya kami Dhafir-Dayat mempunyai tanggungjawab bagaimana melanjutkan perjuangan para ulama dalam membangun bangsa ini melalui kometmen UUD 1945 dan menjaga NKRI,” sambungnya lagi.
Sementara Bupati Bondowoso, Drs. H. Amin Said Husni yang juga hadir dalam acara deklarasi mendoakan pasangan Dhafir-Dayat mendapatkan peertolongan Allah. Dia menegaskan, PKB jauh hari sudah melakukan musyawarah dan melakukan istikhoroh untuk mencari calon pemimpin, mencari Calon Bupati dan Wakil Bupati. Tidak mudah dan tidak gampang untuk mencari pemimpin.
“Sebab yang ingin menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati juga sangat banyak, tetapi untuk menentukan siapa calon pemimpin yang mempunyai komitmen dan tekad untuk melaksanakan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat hanya sedikit. Khususnya daerah sekarang saling berlomba-lomba untuk saling maju, maka hal itu diperlukan pemimpin yang betul-betul tangguh, sehat lahir dan batin,” ujarnya.
Pemimpin, lanjut Bupati, tentunya juga harus mempunyai visi misi masa depan Kabupaten Bondowoso dalam melaksanakan pembangunan. Untuk Kabupaten Bondowoso perlu disyukuri karena sudah mengalami banyak kemajuan, peningkatan dan sekalipun banyak sekali pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. Melalui PKB sejak jauh hari melaksanakan penyelusuran guna mencari bibit unggul melalui musyawarah kepada para kiai, masyayikh dan tokoh masyarakat siapa yang bisa diberikan kepercayaan dan siapa yang kira-kira bisa mengemban amanah untuk memimpin Bondowoso.
“Namun tidak cukup dengan musyawarah, maka juga melakukan istikhorah. Alhamdulilah, dari hasil musyawarah dan istikhorah kemudian memantapkan hati dan sudah mantap semuanya untuk mencalonkan Dhafir-Dayat sebagai Bupati dan Wabup,” tambahnya.
