Jember, MotimNews. Kecelakaan beruntun terjadi di jalan raya Bangsalsari-Tanggul di Dusun Krajan, Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari antara Mobil Toyota Avanza Nopol N 749 YL dengan Sepeda Motor jenis Yamaha Mio Mopol DK 2926 LT dan Dump Truk Mitsubishi Nopol P 8994 VE. Akibatnya, Satu orang tewas.
“Kejadian tabrakan beruntun itu terdiri dari tiga kendaraan dengan jenis berbeda, tepatnya di depan masjid Salafiyah Safi’iyah Desa Langkap sekitar pukul 09.30 WIB. Kecelakaan ini mengakibatkan salah satu pengendara sepeda motor bernama Nur Patiman, tewas di tempat lokasi kejadian,” kata Kanit Laka Lantas Polres Jember Ipda Adam saat dikonfirmasi wartawan, Jum’at (6/4).
Menurut Adam, semula mobil Avanza yang dikemudikan oleh Abdul Khanifal Al-Kholilulloh (25) warga Perum Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang melaju dari arah barat menuju ke arah timur.
“Sesampainya di lokasi kejadian, ada sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai oleh Nur Patiman warga Dusun Jiro, Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari, menyeberang tanpa melihat situasi, dari arah selatan ke utara. Sehingga akhirnya pengendara sepeda motor itu tertabrak oleh mobil Avanza,” terangnya.
Tidak hanya disitu saja, Adam mengatakan setelah tertabrak mobil avanza itu. pengendara sepeda motor Yamaha Mio terpental ke kanan, dan kemudian langsung di tabrak oleh kendaraan jenis Dump Truk yang dikendari oleh Kusfarlin (38) warga Dusun Andongsari, Desa Tugusari, Kecamatan Bangsalsari.
“Setelah pengendara sepeda motor Mio di tabrak oleh mobil Avanza, hingga mengakibatkan pengendaranya terpental ke kanan jalan. Lalu pengendara sepeda motor itu langsung di tabrak oleh kendaraan jenis Dump Truk, yang berjalan dari arah timur menuju kearah barat. Kemudian terjadilah kecelakaan, dan mengakibatkan pengedara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian karena mengalami kepala pecah,” ungkap Adam.
Adam menambahkan, untuk ketiga kendaraan langsung diamankan di kantor Satlantas Polres Jember guna proses penyelidikan lebih lanjut.
“Kendaraan semuanya kami amankan, guna kepentingan penyelidikan. Sedangkan untuk korban kemudian langsung di bawa rumah sakit,” imbuhnya. (*)
