Jember, MotimNews. Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief, mengklaim bahwa serapan anggaran APBD 2017 mencapai 84 persen dari anggaran Rp 3,6 Triliun. Pernyataan ini disampikan saat rapat paripurna I dalam agenda penyampaian nota pengantar LKPJ akhir tahun 2017, di gedung DPRD Jember, Rabu (4/4).
“Serapan anggaran APBD 2017 sebesar 84 persen ini, masih belum optimal. Dan ini menjadi PR kami, agar ke depan serapannya lebih signifikan,” ujar Muqit usai paripurna, kepada para awak media.
Namun meskipun demikian, Muqit mengakui bahwa serapan tahun 2017 cukup baik bila dibanding dengan tahun sebelumnya (2016). “Ini disebabkan karena kondisional. Kalau sekarang kan sudah harmonis (legislatif dan eksekutif), sehingga serapannya lebih optimal lagi,” katanya.
Muqit mengaku tidak hafal secara rinci apa saja yang telah dicapai tahun 2017 sesuai dengan RPJMD tahun kedua pemerintahannya. “Saya tidak hapal secara rinci, pembangunan apa saja yang telah dicapai ditahun 2017 kemarin,” katanya.
Muqit berjanji dalam pelaksanaan pembangunan di tahun 2018 akan lebih baik lagi. Bahkan 3 bulan waktu yang terbuang (Januari - April 2018) akan menjadi catatannya. “Kami sangat optimis, pembangunan 2018 ini akan berjalan lebih baik,” ungkap Muqit yang juga pengurus Ponpes Al Falah Silo Jember. (sp)
